Selamat datang teman, Kami harap bisa menikmati blog kami. Happy blogging ! .
Cek kembali jika kami sudah selesai dengan ini...
Silahkan Mengisi buku tamu untuk sekedar meninggalkan Jejak.. :)
Peluang bisnis anda

SPACE IKLAN

Space buat promosi halaman atau produk anda, minat hubungi kami..

Selengkapnya...
Title

Ibu Rumah Tangga yang Sukses

Selain Mahasiswa banyak juga loh ibu rumah tangga yang berhasil dengan mengikuti tips bisnis dari mba Dini Santi. Pasti senang bisa bantu ekonomi keluarga. Tetapi perjuangan Mba Dian ini ngga mudah awal-awalnya tp sekarang beliau sudah sukses dan bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.

Yuk lihat cerita sukses lainnya
Title

Tentang Akper IV

Angkatan yang mempunyai Seribu Satu Kisah Sedih, Senang, Susah bersama, saat dimana bisa menangis bersama, saat dimana bisa tersenyum bersama. Mempunyai motto kita selalu beda.

Read More
sukses dan sehat

Blog ini Penggemar Berat DBC-Network

Jelas banget dbc-network udah mengubah hidup saya, jadi melek IT, Dulu muncul pertanyaan gini "Waktu habis untuk ngantor? meeting? Capek di jalan? Tidak punya modal?" Bersama Oriflame di d’BC Network, Anda bisa mulai membangun bisnis dengan segala keterbatasan diatas! TAPI jangan dulu percaya kalo belum membaca kisah suksesnya yah

Kisah Sukses Lainnya

Waspadai Placenta Praevia

Jangan anggap enteng placenta praevia. Menurut dokter, kondisi ibu hamil dengan letak plasenta menutupi jalan lahir termasuk kehamilan berisiko tinggi. Tidak Bisa Dirasakan


Kehamilan pada setiap orang memang berbeda. Ada calon ibu yang memiliki banyak keluhan, ada juga yang merasa tidak punya masalah sedikit pun. Tapi kadangkala, meski tidak menunjukkan gejala apa pun bukan berarti bebas dari masalah, karena hampir 80% ibu hamil yang menderita placenta praevia justru mengira kehamilannya aman-aman saja.

Deteksi Sejak Dini

Ada tiga tipe placenta praevia yang dibedakan menurut gradasinya. Ada yang plasentanya menutupi seluruh jalan lahir, disebut placenta praevia totalis. Jika plasentanya hanya menutupi sebagian jalan lahir disebut placenta praevia partialis. Jika plasenta hanya sedikit menyentuh mulut rahim disebut plasenta marginalis. Setiap kehamilan yang mengalami placenta praevia bisa dipastikan harus melahirkan melalui proses operasi. Pada kasus tertentu ada suatu kondisi dimana plasenta terletak di bawah dan tidak sampai menyentuh mulut rahim. Kondisi demikian disebut plasenta letak rendah dan masih ada kemungkinan calon ibu melahirkan normal.

Menurut Dr. Ivan R Sini, MD FRANZCOG GDRM SPOG, dari Rumah Sakit Bunda, Jakarta Pusat, hingga kini dunia medis pun belum dapat mengetahui penyebab dari perpindahan letak plasenta hingga menutupi jalan lahir. Begitu juga dengan cara mengembalikan letaknya ke posisi normal. Cara-cara 'tradisional' seperti bersujud atau mengepel lantai sekalipun, tidak berpengaruh pada kondisi placenta praevia. "Tidak ada cara lain untuk mengatasi plasenta praevia kecuali dengan mendeteksinya sejak dini,"kata Dr. Ivan. "Memang pada masa implantasi (masa dimana ari-ari menempel pada janin) pada ibu hamil, sekitar 2 % letak plasentanya berada di bawah. Tapi itu masih bisa berubah lagi,"kata Dr. Ivan. "Oleh sebab itu ada masa-masa penting bagi ibu untuk melakukan USG, yaitu pada usia kandungan 18-20 minggu. Saat melakukan USG sekalian juga periksa dimana letak plasentanya, jadi jika dari awal kita bisa waspada jika letak plasentanya ternyata di bawah, "tambah Dr. Ivan.

Caesar, Satu-satunya Jalan

Pada masa kehamilan 32-36 minggu, sebaiknya dilakukan USG lagi. Ini adalah waktu final, dimana letak plasenta tidak mungkin berpindah lagi. Jika kondisinya demikian, maka operasi caesar menjadi satu-satunya pilihan.

Operasi caesar pada kehamilan dengan kondisi placenta praevia relatif aman, namun ada beberapa situasi pada ibu yang membuat operasi jadi berisiko, yaitu: faktor umur, merupakan kehamilan kedua dengan placenta praevia dan telah mempunyai banyak anak.

Bagi para calon ibu yang sedang hamil, yang penting adalah tahu kapan harus pergi ke dokter. Terutama jika terjadi pendarahan yang tidak disertai rasa nyeri. Placenta praevia sebaiknya diwaspadai, meskipun Anda mungkin tidak merasakannya dan masih bisa beraktivitas seperti biasa.

Agan donnaf,, Kumaha atuh...
Mantep HOT Tret..
Baca Selengkapnya...

Bersin

Jakarta, Bersin bisa muncul setiap saat seperti ketika sedang membersihkan rumah, flu atau terkena udara dingin. Tapi ada fakta lain yang belum banyak diketahui orang mengenai bersin.


Beberapa orang bisa saja bersin setiap hari sementara orang lain hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Bersin adalah salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan benda-benda asing dari hidung yang dapat menyebabkan iritasi seperti debu, tepung, bakteri atau virus.

Tapi proses bersin ini tidak semudah yang dipikirkan orang, karena tetap saja melibatkan banyak organ dan fungsi dari dalam tubuh.

Seperti dikutip dari Fitsugar, Kamis (4/2/2010) ada 5 fakta yang berhubungan dengan fenomena bersin ini yaitu:

1. Olahraga bisa membuat orang bersin.
Ketika orang berlatih terlalu keras dan napas menjadi berat, maka secara otomatis bagian mulut dan hidung menjadi kering. Akibatnya bagian dalam tubuh akan bereaksi dengan meneteskan air sehingga memicu orang untuk bersin.

2. Kecepatan bersin sangat tinggi.
Saat seseorang bersin, maka lendir atau benda-benda asing yang ada di mulut dan hidung akan keluar dengan kecepatan 100 mil per jam. Saat bersin biasanya mengeluarkan 100.000 kuman ke udara, karena itu sebaiknya menutup hidung dan mulut dengan tangan atau liputan siku ketika bersin agar tidak membahayakan orang disekitar.

3. Orang tidak akan bersin saat sedang tidur.
Seseorang tak perlu khawatir akan terbangun saat tidur akibat bersin. Ini dikarenakan saat sedang tidur, saraf bersin juga akan beristirahat.

4. Terkena matahari bisa menyebabkan bersin.
Sekitar 1 dari 3 orang akan bersin saat terkena sinar matahari cerah. Sensitifitas terhadap cahaya matahari dipengaruhi oleh faktor genetik.

5. Seks bisa memicu bersin.
Rangsangan yang terjadi pada sistem saraf parasimpatik ternyata tidak hanya memberikan sinyal pada seseorang untuk menikmati seks, karena pada beberapa orang hal ini juga bisa memicu bersin setelah hubungan seks selesai.


(ver/ir)

Baca Selengkapnya...

Telinga Kanan Lebih Mudah Menerima Ucapan Maaf

Valencia, Pernahkah Anda kesulitan meminta maaf pada seseorang? Mungkin ada yang salah dengan cara Anda meminta maaf. Menurut peneliti, agar kata maaf lebih diterima oleh seseorang, ucapkanlah ke telinga kanannya.


Peneliti dari the University of Valencia, seperti dilansir Telegraph, Kamis (4/2/2010) mengatakan bahwa ketika sedang marah, telinga kanan akan lebih responsif terhadap suara atau bunyi-bunyian daripada telinga kiri.

Dengan mengatakan maaf ke telinga kanan maka kemungkinan pesan tersebut masuk ke otak akan lebih besar dan membuat kata maaf lebih mudah diterima. Peneliti menyimpulkan hal tersebut setelah melakukan tes pendengaran terhadap 30 partisipan pria yang sedang marah.

Untuk memancing emosi dan kemarahan partisipan, peneliti memberikan bacaan yang menimbulkan emosi dan permusuhan. Peneliti kemudian memonitor detak jantung, tekanan darah dan level hormon testosteron partisipan. Sebuah bunyi atau suara kemudian diperdengarkan pada telinga kanan dan kiri partisipan.

Berdasarkan hasil studi tersebut, ketika sedang marah ternyata partisipan lebih bisa menerima pesan atau bunyi-bunyian dari telinga kanan daripada telinga kiri. Hasil inilah yang kemudian membuat peneliti menyarankan pentingnya meminta maaf lewat telinga kanan.

Bunyi kata maaf yang dimasukkan ke telinga kanan akan memungkinkan pesan 'maaf' itu dicerna dan diproses lebih baik dalam otak, terutama otak kiri.

Seperti diketahui, otak kiri berfungsi mengontrol semua aktivitas dan merespons stimulasi anggota tubuh bagian kanan sementara otak kanan justru sebaliknya. Otak kiri juga berfungsi melakukan proses yang berhubungan dengan logika atau pemikiran sehingga bisa menerima pesan dengan lebih rasional.

Penemuan yang dipublikasikan dalam Journal Hormones and Behaviour ini menghasilkan teori baru, yaitu dengan mengarahkan pembicaraan ke telinga kanan, komunikasi akan berjalan lebih baik karena suara yang datang dari telinga kanan akan lebih didengar oleh otak daripada pesan dari telinga kiri.

(fah/ir)

Baca Selengkapnya...

Bagaimana anak saya terkena autis?

New Jersey, Orangtua yang punya anak autis sering dibayangi terus menerus oleh pertanyaan 'kenapa harus anak saya?'. Meski banyak kemungkinan seorang anak terkena autis, tapi banyak orang tua yang tidak terima anaknya menderita autis.


"Beberapa orang tua terus mencari tahu jawaban pertanyaan tersebut dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya, tapi mereka tetap tidak terima anaknya terkena autis," ujar Patricia Robinson,terapis ADHD, autis dan Asperger's sindrom seperti dilansir CNN, Senin (8/2/2010).

Maria Collazo dari New Jersey, orang tua dari bocah 5 tahun penderita autis mulai curiga pada anaknya setelah ia kesulitan mengambil benda dan mengucapkan kata pada umur 1 tahun.

Setelah tahu bahwa anaknya mengalami autis, Maria langsung melakukan browsing di internet, pergi ke perpustakaan, memesan buku dan menghabiskan waktu berjam-jam mengenai autis.

Ia mulai berpikir, apakah pekerjaannya yang selama berjam-jam di kantor, penggunaan Blackberry atau radiasi saat memeriksa kandungan yang membuatnya melahirkan anak dengan kondisi autis.

"Saya bertanya banyak hal pada diri sendiri. Apakah saya makan sesuatu yang tidak seharusnya? Apakah saya terkena paparan zat berbahaya selama hamil? Saya terus bertanya tapi saya tetap tidak tahu jawabannya. Rasanya seperti ada sesuatu yang membuat pikiran ini terus bertanya," tutur Maria.

Menurut Dr Judith Miles, professor pediatrik dan patologi, sangat wajar dan manusiawi jika seseorang ingin tahu kenapa sesuatu hal bisa terjadi. Tapi kebanyakan bertanya pada diri sendiri apalagi menyalahkan diri sendiri bisa membuat seseorang depresi.

"Mereka terus-terusan mencari tahu dan melihat ke belakang. Mereka juga terus menyalahkan dirinya sendiri, jangan-jangan kebiasaannya saat hamil adalah penyebabnya. Padahal tidak ada bukti kuat yang menunjukkannya," kata Dr Judith.

Mungkin harusnya saya tidak melakukan itu, mungkin harusnya saya tidak tinggal di daerah itu, mungkn harusnya saya tidak mengonsumsi makanan organik atau mungkin harusnya saya lebih banyak minum vitamin adalah pernyataan yang sering terlintas pada benak orang tua.

Dr Judith yang merupakan direktur biomedis dari the Thompson Center for Autism and Neurodevelopmental Disorders di University of Missouri menyebutkan, bahwa orang tua seharusnya bisa menerima anak yang telah dilahirkan ke dunia apapun kondisinya tanpa perlu memaksakan diri untuk tahu penyebab pastinya.

"Banyak orang tua yang terbangun tengah malam dan terus mencari tahu jawaban untuk teka-teki yang sebenarnya tidak perlu mereka cari tahu. Cukup menerimanya dengan lapang dada bisa menghilangkan pertanyaan yang terus menghantui tersebut," kata Dr Judith.

Autis merupakan gejala yang timbul karena adanya gangguan atau kelainan saraf pada otak seseorang. Diduga autis terjadi karena jembatan yang menghubungkan antara otak kanan dan otak kiri bermasalah atau terhambat.

Sampai saat ini belum ada satu penyebab yang pasti mengakibatkan anak autis. Namun faktor genetik, lingkungan yang terpapar merkuri atau logam berat, pestisida atau antibiotik yang berlebihan diduga sebagai penyebabnya.


(fah/ir)
Baca Selengkapnya...

Kondisi Sistem Pendidikan Keperawatan di Indonesia

Pengakuan body of knowledge keperawatan di Indonesia dimulai sejak tahun 1985, yakni ketika program studi ilmu keperawatan untuk pertama kali dibuka di Fakultas Kedokteran UI. Dengan telah diakuinya body of knowledge tersebut maka pada saat ini pekerjaan profesi keperawatan tidak lagi dianggap sebagai suatu okupasi, melainkan suatu profesi yang kedudukannya sejajar dengan profesi lain di Indonesia. Tahun 1984 dikembangkan kurikulum untuk mempersiapkan perawat menjadi pekerja profesional, pengajar, manajer, dan peneliti. Kurikulum ini diimplementasikan tahun 1985 sebagai Program Studi Ilmu Keperawatan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Tahun 1995 program studi itu mandiri sebagai Fakultas Ilmu Keperawatan, lulusannya disebut ners atau perawat profesional. Program Pascasarjana Keperawatan dimulai tahun 1999. Kini sudah ada Program Magister Keperawatan dan Program Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, Komunitas, Maternitas, Anak Dan Jiwa.


Sejak tahun 2000 terjadi euphoria Pendirian Institusi Keperawatan baik itu tingkat Diploma III (akademi keperawatan) maupun Strata I. Pertumbuhan institusi keperawatan di Indonesia menjadi tidak terkendali. Seperti jamur di musim kemarau. Artinya di masa sulitnya lapangan kerja, proses produksi tenaga perawat justru meningkat pesat. Parahnya lagi, fakta dilapangan menunjukkan penyelenggara pendidikan tinggi keperawatan berasal dari pelaku bisnis murni dan dari profesi non keperawatan, sehingga pemahaman tentang hakikat profesi keperawatan dan arah pengembangan perguruan tinggi keperawatan kurang dipahami. Belum lagi sarana prasarana cenderung untuk dipaksakan, kalaupun ada sangat terbatas (Yusuf, 2006). Saat ini di Indonesia berdiri 32 buah Politeknik kesehatan dan 598 Akademi Perawat yang berstatus milik daerah,ABRI dan swasta (DAS) yang telah menghasilkan lulusan sekitar 20.000 – 23.000 lulusan tenaga keperawatan setiap tahunnya. Apabila dibandingkan dengan jumlah kebutuhan untuk menunjang Indonesia sehat 2010 sebanyak 6.130 orang setiap tahun, maka akan terjadi surplus tenaga perawat sekitar 16.670 setiap tahunnya. (Sugiharto, 2005).

Salah satu tantangan terberat adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga keperawatan yang walaupun secara kuantitas merupakan jumlah tenaga kesehatan terbanyak dan terlama kontak dengan pasien, namun secara kualitas masih jauh dari harapan masyarakat. Indikator makronya adalah rata-rata tingkat pendidikan formal perawat yang bekerja di unit pelayanan kesehatan (rumah sakit/puskesmas) hanyalah tamatan SPK (sederajat SMA/SMU). Berangkat dari kondisi tersebut, maka dalam kurun waktu 1990-2000 dengan bantuan dana dari World Bank, melalui program “health project” (HP V) dibukalah kelas khusus D III keperawatan hampir di setiap kabupaten. Selain itu bank dunia juga memberikan bantuan untu peningkatan kualitas guru dan dosen melalui program “GUDOSEN”. Program tersebut merupakan suatu percepatan untuk meng-upgrade tingkat pendidikan perawat dari rata-rata hanya berlatar belakang pendidikan SPK menjadi Diploma III (Institusi keperawatan). Tujuan lain dari program ini diharapkan bisa memperkecil gap antara perawat dan dokter sehingga perawat tidak lagi menjadi perpanjangan tangan dokter (Prolonged physicians arms) tapi sudah bisa menjadi mitra kerja dalam pemberian pelayanan kesehatan(Yusuf, 2006).
Kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sisitem pendidikan keperawatan di Indonesia adalah UU no. 2 tahun 1989 tentang pendidikan nasional, Peraturan pemerintah no. 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi dan keputusan Mendiknas no. 0686 tahun 1991 tentang Pedoman Pendirian Pendidikan Tinggi (Munadi, 2006). Pengembangan sistem pendidikan tinggi keperawatan yang bemutu merupakan cara untuk menghasilkan tenaga keperawatan yang profesional dan memenuhi standar global. Hal-hal lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan keperawatan menurut Yusuf (2006) dan Muhammad (2005) adalah :
1. Standarisasi jenjang, kualitas/mutu, kurikulum dari institusi pada pendidikan.
2. Merubah bahasa pengantar dalam pendidikan keperawatan dengan menggunakan bahasa inggris. Semua Dosen dan staf pengajar di institusi pendidikan keperawatan harus mampu berbahasa inggris secara aktif
3. Menutup institusi keperawatan yang tidak berkualitas
4. institusi harus dipimpin oleh seorang dengan latar belakang pendidikan keperawatan
5. Pengelola insttusi hendaknya memberikan warna tersendiri dalam institusi dalam bentuk muatan lokal,misalnya emergency Nursing, pediatric nursing, coronary nursing.
6. Standarisasi kurikulum dan evaluasi bertahan terhadap staf pengajar di insitusi pendidikan keperawatan
7. Departemen Pendidikan, Departemen Kesehatan, dan Organisasi profesi serta sector lain yang terlibat mulai dari proses perizinan juga memiliki tanggung jawab moril untuk melakukan pembinaan.


Sumber: PPNI

Baca Selengkapnya...

Download Makalah Ibu Hamil

Silahkan download disini



Baca Selengkapnya...

Format Dokumentasi Pelepasan Oleh Pasien

ALASAN PERMINTAAN ___________________________ INFORMASI PASIEN

Dengan ini saya meminta pelepasan dari CARTER RUMAH SAKIT. Saya mengerti dan setuju bahwa jika saya
keluar terhadap saran dari dokter, saya melepaskan dokter, Rumah Sakit, dan staf rumah sakit dari tanggung jawab
atas segala efek sakit apapun, kehilangan atau cidera yang dapat berakibat seperti sebelum saya keluar.



Lebih lengkap silahkan download disini Versi excel

Baca Selengkapnya...

Kepemimpinan dalam keperawatan

Setelah seluruh proses perencanaan dilakukan maka langkah berikutnya adalah bagaimana mengimplementasikan rencana tersebut sesuai dengan prosedur atau waktu yang sudah ditentukan. Proses Implementasi ini diusahakan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun baik dalam jenis kegiatan, waktu dan Personil.Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi ketimpangan-ketimpangan yang akan menyebabkan proses Implementasi ini berjalan tidak sesuai dengan rencana.

Didalam proses Implementasi ini ada beberapa faktor yang turut menunjang di dalam keberhasilan.Faktor-faktor penunjang itu antara lain : Model kepemimpinan, Motivasi, Delegasi dan Supervisi, Komunikasi.



Untuk selengkapnya silahkan download di sini

atau di sini


Baca Selengkapnya...

Download Format dokumentasi Psikiatri

Ini lagi salah satu tugas yg cukup merepotkan, mesti translate dulu dari bahasa malaikat ke bahasa manusia dulu... :P

Di ambil dari referensi buku yg tidak jelas dari mana.. yg pasti pake bahasa inggris


Kalau mau silahkan di download di sini
Baca Selengkapnya...

Komunikasi dalam manajemen Keperawatan

KOMUNIKASI

Komunikasi merupakan unsur yang penting dalam aktivitas manajer keperawatan dan sebagai bagian yang selalu ada di dalam proses manajemen Keperawatan.

Komunikasi adalah suatu pertukaran pikiran, perasaan, dan pendapat dan memberikan nasihat dimana terjadi antara dua orang atau lebih bekerja bersama.Komunikasi juga dapat diartikan suatu seni untuk menyusun dan menyampaikan suatu pesan dengan cara yang gampang sehingga orang lain dapat mengerti dan menerima.


Model komunikasi :
 Komunikasi tertulis : Publikasi perusahaan, Surat-menyurat ke staf, pembayaran, jurnal
 Komunikasi secara langsung : Komunikasi secara verbal dengan atasan, atau bawahan atau dengan pihak lain.
 Komunikasi non-verbal : Komunikasi dengan menggunakan ekspresi wajah, dan sikap tubuh.
 Komunikasi via telepon

Komunikasi dalam praktek keperawatan Profesional merupakan unsur utama dalam melakukan asuhan keperawatan untuk mencapai hasil yang optimal.
Kegiatan Perawat yang memerlukan komunikasi adalah :
a. Komunikasi saat timbang terima
Komunikasi yang jelas tentang kebutuhan klien terhadap apa yang sudah dilakukan intervensi dan yang belum, serta respon pasie yang terjadi.
b. Interview/Anamnese
Komunikasi dengan tujuan untuk memperoleh data tentang keadaan klien yang akan dipergunakan dalam mendukung masalah yang dihadapi pasien dan melaksanakan tindakan dengan akurat. Anamnese ini bisa dengan pasien, keuarga, dokter dan tim lainnya.
Prinsip yang perlu diterapkan oleh perawat dalam komunikasi ini :
• Hindari komunikasi yang terlalu formal atau tidak tepat.Ciptakan suasan yang hangat dan kekeluargaan
• Hindari Interupsi
• Hindari respon dengan kata hanya ya dan tidak (perawat kurang tertarik degan topik yang dibicarakan)
• Jangan memonopoli pembicaraan
• Hindari hambatan personal (Jika perawat menunjukan rasa tidak senang pada klien, maka hasil yang didapt tidak optimal)

c. Komunikasi melalui komputer
Melalui komputer, informasi-informasi terbaru dapat cepat didapatkan dengan menggunakan internet bila perawat mengalami kesulitan dalam menangani masalah klien
d. Komunikasi tentang kerahasiaan
Pasien yang masuk menyerahkan rahasia dan rasa percaya kepada Institusi. Oleh karena itu perawat harus berusaha menjaga dengan baik.
e. Komunikasi melalui sentuhan
Metode ini merupakan metode dalam mendekatkan hubungan antara pasien dan perawat. Sentuhan yang diberikan oleh perawat juga dapat sebagai terapipagi pasien, khusunya pasien dengan depresi, kecemasan dan kebingungan, dalam mengambil suatu keputusan.
f. Dokumentasi sebagai alat komunikasi
Ketrampilan dokumentasi yang efektif memungkinkan perawat untuk mengkomunikasikan kepada tenaga kesehatan lainnya dan menjelaskan apa yang sudah, sedang dan akan dikerjakan oleh perawat.
Manfaat pendokumentasian ini adalah :
 Dapat digunakan ulang untuk keperluan yang bermanfaat
 Mengkomunikasikan kepada tenaga perawat lainnya dan tenaga kesehatan apa yang sudah dan akan dilakukan kepada pasien
 Manfaat dan data pasien yang akurat dan dapat dicatat.
g. Komunikasi perawat dan tim kesehatan lainnya
Komunikasi yang baik akan menungkatkan hubungan professional antar perawat dan tim kesehatan lainnya : dokter, ahli gizi, fisioterapis, dll.




PENGORGANISASIAN PELAYANAN KEPERAWATAN

Dalam manajemen banyak aktifitas penting : Mengelola Asuhan keperawatan secara efektif dan efisien untuk sejumlah pasien di RS dengan jumlah tenaga keperawatan dan fasilitas yang ada.
Kepala Bidang Keperawatan Menetapkan Kerangka Kerja
- Mengelompokkan dan membagi kegiatan.
- Menentukan jalinan hubungan kerja antar tenaga di RS.
- Menciptakan hubungan antara kepala – staf.: Memudahkan tugas dan memudahkan pengawasan

Prinsip untuk memberikan pelayanan optimal
Pembagian kerja.
Pendelegasian tugas.
Koordinasi.
Manajemen waktu.

PEMBAGIAN KERJA
- Pendidikan dan pengalaman kerja karyawan.
- Peran dan fungsi perawat di RS.
- Ruang lingkup tugas kabid keperawatan dan kedudukan dalam organisasi.
- Batas wewenang dan tanggung jawab.
- Hal yang dapat didelegasikan kepada staf dan kepada tenaga non keperawatan.
* Job dikripsi.
* Pengembangan prosedur.
* Deskripsi hasil kerja.

# Jumlah tugas.
# Perincian aktivitas/ruangan.
# Perincian tugas yang jelas.
# Variasi tugas.
# Penggolongan tugas berdasarkan kesulitan/waktu.


Baca Selengkapnya...

PURPURA

Nih Materi diskusi tingkat 11A. Hematologi
2 orang saja yang hadir dari kelompok cuy.. enjoy


BAB III
PURPURA

A. KONSEP DASAR PENYAKIT
1. DEFINISI

o PURPURA adalah suatu keadaan perdarahan berupa petekie atau ekimosis di kulit / selaput lendir dan berbagai jaringan dengan penurunan jumlah trombosit karena sebab yang tidak diketahui. (PURPURA pada anak tersering terjadi pada umur 2 – 8 tahun), lebih sering terjadi pada wanita. (Kapita selekta kedokteran jilid 2).


Download lengkapnya bisa di sini
Baca Selengkapnya...

Makalah Politik Dalam Keperawatan

ini merupakan salah satu tugas dari dosen akademik, yaitu Keperawatan Profesional
untuk temen-teman sejawata bisa membaca dan sekaligus mendownload gratis di sini


BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Keperawatan bukan profesi yang statis dan tidak berubah tetapi profesi yang secara terus-menerus berkembang dan terlibat dalam masyarakat yang berubah, sehingga pemenuhan dan metode perawatan berubah, karena gaya hidup berubah. Berbicara tentang keperawatan berarti berbicara tentang keperawatan pada satu waktu tertentu, dan dalam hal ini, bab ini akan membicarakan tentang “Peran Perawat di Bidang Politik”.
Satu trend dalam pendidikan keperawatan adalah berkembangnya jumlah peserta didik keperawatan yang menerima pendidikan keperawatan dasar di sekolah dan Universitas. Organisasi keperawatan professional terus-menerus menekankan pentingnya pendidikan bagi perawat dalam mendapatkan dan memperluas peran baru.
Trend praktik keperawatan meliputi berkembangnya berbagai tempat praktik dimana perawat memiliki kemandirian yang lebih besar. Perawat secara terus-menerus meningkatkan otonomi dan penghargaan sebagai anggota dari tim asuhan kesehatan. Peran perawat meningkat dengan meluasnya focus asuhan keperawatan.
Trend dalam keperawatan sebagai profesi meliputi perkembangan aspek-sapek dari keperawatan yang mengkarakteristikkan keperawatan sebagai profesi, meliputi pendidikan, teori, pelayanan, otonomi dan kode etik. Aktivitas dari organisasi professional keperawatan menggambarkan seluruh trend dalam pendidikan dan praktik keperawatan kontemporer.

1.2 Rumusan Masalah
1)Bagaimana kontroversi strategi pendidikan keperawatan di era globalisasi ini?
2)Bagaimana strategi pelayanan keperawatan di era globalisasi ini?
3)Bagaimana sistem penataan praktek keperawatan di Indonesia?
4)Bagaimana etika politik perawat dalam merawat pasien?
5)Bagaimana perbedaan model zaman sekarang dalam etika profesional?
6)Apa yang dilakukan seorang perawat di dunia politik?
7)Apa PPNI itu?

1.3 Tujuan
1)Untuk mengetahui politik keperawatan di era globalisasi
2) Agar perawat dapat mengaplikasikan etika politiknya dalam merawat pasien
3)Untuk mengetahui trend politik keperawatan saat ini
4)Untuk mengetahui tatanan pelayanan keperawatan profesional
5)Untuk mengetahui organisasi keperawatan di Indonesia

Untuk lebih lengkapnya silahkan di baca dan di download disini

Baca Selengkapnya...

Tips Hari ini

"Biasakan membuka jendela di rumah agar sirkulasi udara dan pencahayaan menjadi baik. Karena membiarkan cahaya dan udara masuk ke dalam ruangan bisa membuat bakteri-bakteri mati terkena sinar matahari."


"Surfing internet sejam dalam sehari selama 5 hari bisa membuat bagian otak depan jadi lebih aktif, yang berhubungan dengan tingkat kecerdasan (IQ) yang juga bisa ikut meningkat."

"Menerapkan pola makan yang benar, rajin olahraga seperti jogging, sepeda atau berenang bisa membuat gula darah penderita diabetes terkontrol dengan baik karena diabetes tak bisa disembuhkan."

"Rajin olahraga membuat otak jadi lebih pintar karena dengan sistem kardiovaskular yang kuat akan meningkatkan aliran darah ke otak yang membuat seseorang menjadi lebih konsentrasi dan fokus mengerjakan sesuatu."

"Asupan vitamin A yang sangat berlebihan atau dalam dosis tinggi bisa berbahaya bagi janin yaitu menyebabkan bayi lahir cacat dan toksisitas hati (keracunan hati)."

"Cukup dengan mengurangi kadar metionin dalam protein dari konsumsi daging, ikan atau kacang-kacangan, seseorang bisa berumur lebih panjang tanpa harus mengurangi kalori mati-matian."

"Dada ibu memberikan suhu yang sesuai untuk sang bayi. Jika bayi merasa kedinginan secara otomatis suhu tubuh ibu akan meningkat 1 derajat celcius. Begitupun saat bayi merasa panas suhu tubuh ibu akan turun 1 derajat celcius."

"1 dari 5 pengantin baru yang sudah resmi hidup bersama pasangannya mengalami kenaikan berat badan beberapa kilogram setelah 1 tahun menikah."

"Rasa kesepian bisa berdampak buruk pada kesehatan seperti timbulnya stres yang bisa memicu terjadinya penuaan dini, terganggunya kualitas tidur dan tingginya tekanan darah serta jantung yang berdetak lebih cepat."

"Rata-rata manusia kuat berjalan 4 km per hari atau 24.000 km sepanjang hidupnya yang sama dengan mengelilingi dunia. Sedangkan jarak maksimal berjalan kaki adalah sejauh 12 mil (19,2 km) setiap harinya."

Baca Selengkapnya...

Bisakah Diabetes Disembuhkan?

Jakarta, Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti karena sekali terkena diabetes akan menanggungnya seumur hidup. Penderita diabetes harus selalu tergantung dengan obatnya. Tapi benarkah diabetes tak bisa disembuhkan?

Selama ini orang selalu menganggap penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan. Tapi ternyata seorang penderita diabetes bisa tidak mengonsumsi obat, asalkan pola makannya benar, rajin olahraga dan memeriksakan kadar gula darahnya.

Diabetes bisa dibilang sebagai penyakit silent killer. Penyakit ini memang tidak mematikan, tapi komplikasi yang ditimbulkan dari diabetes bisa membuat seseorang menjadi meninggal. Karena komplikasi yang ditimbulkan bisa ke semua organ, seperti kaki, otak, mata, saraf dan organ lainnya.

"Satu juta orang di seluruh dunia menjalani operasi amputasi karena diabetes, 5 persen kebutaan akibat diabetes, sebagian besar pasien cuci darah akibat diabetes dan juga komplikasi lain seperti katarak atau jantung," ujar dr. Sandra Utami Widiastuti, SpPD dalam acara forum media online dengan Siloam Hospital di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2009).

Diabetes itu sendiri terbagi menjadi 4 tipe yaitu:


1. Tipe 1: bisa menyerang anak kecil atau anak muda. Ini diakibatkan tubuh tidak bisa memproduksi insulin sama sekali atau jumlahnya sedikit.
2. Tipe 2: biasanya menyerang orang yang lebih dewasa. Dalam tubuhnya insulin bisa diproduksi tapi cara kerjanya tidak efektif.
3. Tipe gestasional: tekanan gula darah tinggi yang terjadi saat ibu sedang hamil, tapi akan normal kembali ketika sudah melahirkan.
4. Tipe lainnya: terjadi akibat infeksi di pankreas, ada tumor atau zat kimia yang bisa menghancurkan insulin.


Namun, yang paling umum didengar masyarakat adalah tipe 1 dan tipe 2. Untuk tipe 1 pengobatannya harus dengan menyuntikkan insulin, sedangkan untuk tipe 2 biasanya melalui obat oral yang dikombinasikan dengan pola makan sehat serta olahraga. "Sebenarnya 60 persen dari penderita diabetes tipe 2 ini bisa dicegah," ujar dokter yang berpraktek di Siloam Hospital Kebon Jeruk Jakarta ini.

Sampai saat ini diabetes memang belum bisa disembuhkan, tapi penderita diabetes bisa tidak mengonsumsi obat asalkan memiliki pola makan yang benar dan sehat, rajin melakukan olahraga seperti jogging, sepeda atau berenang serta hal yang paling penting adalah gula darahnya terkontrol dengan baik.

"Karena pola makan yang benar dan rajin olahraga sudah jadi satu paket dalam perawatan untuk diabetes," ujar dokter cantik berkacamata ini. Selain itu, harus rajin melakukan tes gula darah. Karenanya bagi penderita diabetes sebaiknya memiliki alat tes gula darah pribadi.

Dengan melakukan perawatan yang baik dan benar, maka kemungkinan terjadinya komplikasi dari penyakit diabetes ini menjadi sangat kecil. Edukasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan diabetes seperti berapa kalori yang dibutuhkan dalam sehari atau bagaimana memotong kuku yang benar agar tidak menimbulkan luka, bisa membuat penderita diabetes beraktivitas seperti biasanya.

Banyak orang yang tidak menyadari apabila dirinya mengidap penyakit diabetes, tapi ada gejala penting yang bisa menjadi petunjuk awal dari penyakit diabetes yaitu, sering buang air kecil, banyak minum, banyak makan tapi berat badan justru menurun. Sedangkan gejala lainnya yang bisa diperhatikan adalah gampang infeksi atau terkena jamur, gampang capek, keputihan serta sering kesemutan.

Untuk itu sebaiknya periksakan kadar gula darah jika berusia 40 tahun ke atas, saat hamil pernah mengalami tekanan gula darah tinggi, ada anggota keluarga seperti orangtua atau saudara kandung yang terkena diabetes, mengalami obesitas, kadar kolesterol baik (HDL) rendah atau dalam pemeriksaan sebelumnya didapati kadar gula darah agak tinggi.

ver/ir)
detik Health

Baca Selengkapnya...

Trauma Ureter

Sebagian besar trauma ureter (saluran dari ginjal yang menuju ke kandung kemih) terjadi selama pembedahan organ panggul atau perut, seperti histerektomi, reseksi kolon atau uteroskopi.
Seringkali terjadi kebocoran air kemih dari luka yang terbentuk atau berkurangnya produksi air kemih.

Gejala biasanya tidak spesifik dan bisa timbul demam atau nyeri.

Penyebab lain trauma ureter adalah luka tembus, biasanya karena luka tembak.
Jarang terjadi trauma ureter akibat pukulan maupun luka tumpul.

Pemeriksaan diagnostik yang biasanya dilakukan adalah urografi intravena, CT scan dan urografi retrograd.

Jika trauma ureter terjadi akibat pembedahan, maka dilakukan pembedahan lainnya untuk memperbaiki ureter.
Ureter bisa disambungkan kembali ke tempat asalnya atau di bagian kandung kemih yang lainnya.
Pada trauma yang tidak terlalu berat, dipasang kateter ke dalam ureter dan dibiarkan selama 2-6 minggu sehingga tidak perlu dilakukan pembedahan.
Pengobatan terbaik untuk trauma ureter akibat luka tembak atau luka tusuk adalah pembedahan.


Mau Download Askep lengkapnya klik di sini

Baca Selengkapnya...