Selamat datang teman, Kami harap bisa menikmati blog kami. Happy blogging ! .
Cek kembali jika kami sudah selesai dengan ini...
Silahkan Mengisi buku tamu untuk sekedar meninggalkan Jejak.. :)
Peluang bisnis anda

SPACE IKLAN

Space buat promosi halaman atau produk anda, minat hubungi kami..

Selengkapnya...
Title

Ibu Rumah Tangga yang Sukses

Selain Mahasiswa banyak juga loh ibu rumah tangga yang berhasil dengan mengikuti tips bisnis dari mba Dini Santi. Pasti senang bisa bantu ekonomi keluarga. Tetapi perjuangan Mba Dian ini ngga mudah awal-awalnya tp sekarang beliau sudah sukses dan bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.

Yuk lihat cerita sukses lainnya
Title

Tentang Akper IV

Angkatan yang mempunyai Seribu Satu Kisah Sedih, Senang, Susah bersama, saat dimana bisa menangis bersama, saat dimana bisa tersenyum bersama. Mempunyai motto kita selalu beda.

Read More
sukses dan sehat

Blog ini Penggemar Berat DBC-Network

Jelas banget dbc-network udah mengubah hidup saya, jadi melek IT, Dulu muncul pertanyaan gini "Waktu habis untuk ngantor? meeting? Capek di jalan? Tidak punya modal?" Bersama Oriflame di d’BC Network, Anda bisa mulai membangun bisnis dengan segala keterbatasan diatas! TAPI jangan dulu percaya kalo belum membaca kisah suksesnya yah

Kisah Sukses Lainnya

Review Tune Hotels Downtown Penang

Di depan Tune Hotels Downtown Penang
Tune hotels memang murah sih, tapi...

Setelah mendapat tiket murah dari Surabaya ke Penang, saya mulai cari-cari hotel. Karena menginap dua malam, saya memutuskan untuk menginap semalam di kota (Georgetown) dan semalam lagi di tepi pantai Batu Ferringhi, 45 menit naik bis dari kota.

Ada beberapa pilihan akomodasi murah di Georgetown. Tapi karena saya punya kredit (poin) setelah membatalkan pesanan Tune Hotels di Danga Bay Johor Bahru, mau tak mau saya menggunakan poin tersebut untuk memesan Tune hotel di Penang. Ya daripada keluar uang lagi kan. Ada dua pilihan sebenarnya, Tune Downtown di Jalan Burma atau Armenian St Heritage Hotel yang dikelola oleh Tune. Sayangnya tarif Heritage Hotel di Armenian St ini lebih mahal. Wajar sih, karena lokasinya sangat strategis di tengah-tengah heritage site kota Georgetown. Karena nggak mau keluar uang lagi, saya pesan kamar quad Tune Downtown Penang via website mereka. Pilihan yang sedikit saya sesali sebenarnya.

Tarif Tune hotels memang lumayan murah, dibanding hotel-hotel lainnya. Untuk family room atau quad room saya membayar RM 179,80 atau setara dengan Rp 630.000. Kamar quad ini sebenarnya dua kamar yang dihubungkan oleh pintu penghubung, two connecting rooms. Satu kamar adalah kamar dengan queen bed, satunya lagi kamar dengan dua single bed. Kamar mandi ada di masing-masing kamar, jadinya kami dapat dua kamar mandi. Precils bakal seneng dapat kamar sendiri, dan Emaknya apalagi, bisa berduaan dengan Si Ayah. Itu rencananya.

Enam ratus ribu dapat dua kamar hitungannya lumayan murah kan? Tarif untuk quad room sudah termasuk AC 24 jam. Yup, jangan terkecoh, biasanya harga AC belum termasuk kalau kita pesan dari website Tune, untuk kamar selain Quad. Si Ayah geleng-geleng kepala, "AC harus bayar lagi?" Ho oh, kecuali udah hepi dengan kipas angin aja, gratis :p Selain AC, handuk dan sabun juga harus bayar, RM 6. Saya sih sudah siap-siap handuk dan sabun dari rumah. Internet juga harus bayar, RM 12 untuk koneksi 24 jam. Yang ini saya harus belikan untuk Si Ayah biar orangnya bisa tersenyum kembali. Apa lagi yang harus bayar di Tune hotel? Nitip tas! Ini juga harus bayar, masing-masing RM 2, dan harus dibawa sendiri ke ruang penyimpanan. Saking apa-apa bayar, Big A sampai nanya, "Do we have to pay for the water, Mom?" ketika akan mandi. Untungnya yang satu ini gratis :D


Proses cek in mulus dan cepat. Sayangnya waktu kami mendapati kamar kami di lantai tujuh, bau asap rokok terasa menyengat sekali. Haduh, kami paling tidak tahan oleh bau asap rokok. Kamar sempit nggak masalah, handuk dan sabun bawa sendiri nggak masalah, nggak ada TV nggak masalah. Tapi bau asap rokok? Lagipula, bukannya ini non-smoking hotel? Ada tanda larangan merokok dimana-mana. Saya bergegas ke lobi untuk meminta ganti kamar. Nggak mungkin lah kami bisa bernapas di kamar seperti itu. Sebelnya, petugas nggak merasa bersalah atau merasa bahwa bau asap rokok itu masalah besar. Lha piye? Mereka mau membersihkan kamar, katanya. Si Ayah ngeyel minta ganti kamar, daripada bengek kambuh, kan?

Gara-gara kamar bau asap rokok ini, Si Ayah jadi cranky (siapa yang enggak, coba?). Apalagi... kami kelaparan! Di dekat Tune sebenarnya ada foodcourt, tapi baru buka malam hari. Di sebelahnya lagi ada warung, tapi... nggak mau jual ke kami karena semua masakan ada kecap babinya. Haduh! Kami harus berjalan sekitar 200m dalam keadaan lapar dan haus dan kesal, sampai akhirnya bertemu warung pinggir jalan yang buka, dan halal :) Emosi surut seiring perut kami terisi tom yam, ayam kicap, nasi goreng cili padi dan bihun goreng. Bahkan Little A mendapat apel gratis dan Si Ayah diberi lauk ikan gratis. Haha, mungkin kasihan sama kami yang tampangnya kelaparan banget. Lebih murah warungnya, lebih ramah orangnya?

Pulang dari makan di warung pinggir jalan, kamar kami yang baru di lantai sembilan sudah siap. Syukurlah yang ini tidak bau asap rokok lagi. Kamar beranjang dobel ada jendela yang bisa dibuka. Pemandangan dari kamar lumayanlah, menghadap kota dan gunung. Kami bahkan bisa mengintip TV layar lebar yang dipasang di pinggir jalan. Di kamar, jelas nggak ada TV-nya :))

Meskipun terasa sempit seperti kamar kos (11-12 meter persegi), kamar hotel ini cukup nyaman. Asal pilih yang berjendela ya. Mungkin saya bakalan sesak napas kalau hanya dapat kamar sempit tanpa jendela. Malamnya kami bisa tidur nyenyak di ranjang Tune yang cukup nyaman. Pancuran air panas di kamar mandinya juga bekerja dengan baik. AC nggak ada masalah, meski pertamanya kami nggak bisa mematikan kipas angin gara-gara baterai remote habis. Big A yang pintar mengatasi masalah seperti ini. Kalau mau minta air minum dingin (atau panas), tersedia isi ulang di lobi. Di sebelah hotel ini juga ada toko 7-eleven untuk kebutuhan kecil-kecil dan mendadak.

Kamar double bed, setelah dipakai sbg trampolin oleh Little A
Little A is happy, Si Ayah is cranky :p
Kamar mandi, di sebelah kanan adalah pintu hubung kamar satunya
view dari lantai 9
Meskipun namanya Penang Downtown, lokasi hotel ini tidak terlalu di tengah kota. Untuk berburu kuliner, street art dan ke museum, kita bisa menggunakan bis gratis Rapid Penang CAT. Halte terdekat dengan Tune hotel jaraknya sekitar 300 meter, di jalan Transfer. Jalur bis gratis dengan 19 halte bisa diunduh di sini.

Dari airport ke hotel, kami menggunakan taksi bandara (limo), dengan tarif RM 44,70. Dari hotel ke foodcourt di Gurney Drive, kami juga menggunakan taksi tanpa argo, habisnya 2x RM 18. Bisa ditawar sih, tapi kami kurang ahli soal itu. Untuk ke daerah Batu Ferringhi, kami naik bis jalur 101 dari halte 200m dari hotel, masih di Jalan Burma. Tarif bis untuk berempat RM 8.10 dengan lama perjalanan sekitar satu jam karena kondisi jalan yang ramai.

Hotel Tune ini hanya saya sarankan kalau tidak ada pilihan lain di Georgetown, karena lokasinya yang kurang bagus, servisnya yang dibawah standar dan terutama karena 'kejutan' asap rokok di kamar. The Tante, ketika bulan madu, pernah menginap di 1926 Heritage Hotel, masih di Jalan Burma juga. Hotel ini cukup murah, sarapannya lumayan dan bahkan ada kolam renangnya. Kalau waktu liburan terbatas, sebaiknya pilih penginapan yang dekat (bisa jalan kaki) dengan salah satu atraksi wisata atau pilihan kuliner. Misalnya kalau mau melihat-lihat street art, mending menginap di Heritage Hotel di Armenian St atau penginapan lain di Lebuh Chulia. Ada yang punya rekomendasi penginapan murah untuk keluarga di Georgetown?

Halte bus gratis terdekat (300m) dari Tune Hotel, di Jl. Transfer
Halte di Jalan Burma (200m dari hotel) untuk bus menuju pantai Batu Ferringhi

~ The Emak

Baca juga:
Penang With Kids: Itinerary & Budget
Menjelajah Penang: Seni, Sejarah, Kuliner & Pantai 
Holiday Inn Resort Penang [Review Penginapan] 
Mencicipi Kuliner Penang 
Made In Penang: Seru-Seruan di Museum Interaktif 
Baca Selengkapnya...

Penang With Kids: Itinerary & Budget

Salah satu street art di Penang
Kami jalan-jalan ke Penang (dibaca Pineng), Malaysia alasannya cuma satu: ada penerbangan langsung dari Juanda Surabaya, dengan Air Asia. Selain itu, Penang sebagai pulau terpisah dari mainland Malaysia, mestinya gampang dijelajahi. Pilihan destinasi wisatanya pun komplet: ada wisata kota (seni, sejarah), bukit, kuliner dan pantai.

The Emak berhasil mendapatkan tiket murah nol rupiah SUB - PEN untuk berempat. Tiket promo nol rupiah bukan berarti gak bayar sama sekali ya, kita tetap harus bayar pajak dan surcharge. Kami habis sekitar Rp 2 juta untuk tiket pergi pulang berempat, atau Rp 500 ribu pp per orang. Harga normal Air Asia untuk penerbangan langsung Surabaya - Penang sekitar Rp 750.000 sekali jalan. Lumayan banget kan hematnya?

Tiket sudah di tangan sejak Oktober. Saya nyambi-nyambi membuat itinerary sambil merancang budget dan berburu penginapan. Idealnya, kami akan menginap 1 malam di kota Georgetown dan 1 malam di hotel pinggir pantai di Batu Ferringhi. Dengan begitu kami bisa menikmati semua jenis wisata yang ditawarkan Penang.

Berikut destinasi wisata ramah anak-anak yang bisa dikunjungi di Penang:
- Street art di George Town
- Kuliner
- Museum interaktif Made In Penang
- Benteng Cornwallis
- Bukit Bendera (Penang Hill)
- Kuil Kek Lok Si
- Pantai Tanjung Bungah & Batu Ferringhi
- Penang Butterfly Farm

Karena waktu kami terbatas, hanya tiga hari dua malam, jelas tidak bisa memilih semuanya. Ketika saya sudah menyusun itinerary dengan rapi, e ternyata Air Asia mengubah jadwal semena-mena. Tadinya kami terbang Jumat malam dan pulang Minggu malam. Jadwal penerbangan diganti menjadi Jumat pagi dan Minggu siang. Untungnya, jadwal kami bisa dimajukan ke hari Jumat yang bertepatan dengan libur paskah. Kalau nggak, pasti Si Ayah dan Precils bermuka masam karena tidak bisa bolos cuti, bisa-bisa gagal rencana liburan hemat ini.

Pergeseran jadwal ke Easter Long Weekend berpengaruh ke harga penginapan yang saya pesan. Untuk penginapan di kota, saya memang memilih Tune Hotels Downtown Penang karena punya kredit (poin) dari pembatalan ketika akan menginap di Johor Bahru. Sayang banget kalau nggak terpakai, bisa hangus. Untuk hotel tepi pantai, tadinya saya mengincar Hard Rock Hotel. Sejak menginap di kid suite hotel Hard Rock Bali, Little A pengen banget mencoba hotel Hard Rock lainnya. Di Penang, kolam renang HRH ini memang keren banget. Pikir saya, gak papa deh meski tarifnya sedikit mahal, 1,4 - 1,6 juta per malam. Sayangnya, untuk tanggal tersebut, Hard Rock mengharuskan tamu menginap dua malam. Aduh, rencana bermewah-mewah tidak direstui :p

The Emak yang pinter ini segera mencari alternatif tempat menginap lain. Ada beberapa pilihan hotel tepi pantai Batu Ferringhi, antara lain: Bayview Beach Resort (pas ada promo), Parkroyal Penang Resort, dan Holiday Inn Resort. Saya ingat punya poin dari IHG Rewards, keanggotaan hotel dari grup Intercontinental, Crowne Plaza dan tentunya Holiday Inn. Untuk menginap satu malam di Holiday Inn Penang, perlu menukar 20.000 poin. Sedangkan saya baru punya 16.000 ribu poin. Sebenarnya kekurangannya bisa dibayar pake uang, $40. Lumayan juga daripada bayar penuh. Tapi akhirnya saya berakhir mendapat ekstra 4000 poin dari menukar poin kartu kredit Si Ayah. Hehehe, emak-emak banget. Alhasil, berhasil nginep di Holiday Inn Resort gratis!

Konter teksi (limo) di bandara Penang
This is our LIMO :D :D
Biaya liburan yang cukup besar setelah penerbangan dan akomodasi adalah transportasi lokal. Di Penang, ada bis gratis yang bisa digunakan untuk keliling kota. Bis ini berhenti di 19 halte yang dekat dengan atraksi wisata. Kami mengandalkan bis ini untuk jalan-jalan di kota. Dari dan ke bandara, kami menggunakan taksi. Di bandara, saya memesan taksi dari konter taksi resmi bandara. Hanya ada satu taksi bandara yang diberi nama Limo. Jangan membayangkan limusin mewah ya. Setelah membayar RM 44,70 kami keluar menuju pangkalan taksi bandara. Ada beberapa mobil taksi putih berjejer-jejer dalam antrean. Giliran kami tiba... yak... limo kami mungkin usianya lebih tua dari saya. Big A rolled her eyes. Little A melongo. Saya tidak bisa berhenti tertawa, just our luck :D

Untungnya taksi yang membawa kami kembali ke bandara, dari hotel Holiday Inn adalah taksi eksekutif warna biru. Tentu saja sangat nyaman dan tarifnya lebih mahal. Sementara untuk perjalanan dari kota George Town menuju pantai Batu Ferringhi, kami naik bis berbayar.

Anggaran lain tinggal untuk makan, biaya masuk atraksi wisata dan suvenir. Anggaran makan tidak perlu dikhawatirkan karena harga makanan di Penang cukup murah, RM 4-6 per porsi atau sekitar Rp 15 - 25 ribu, mirip dengan di Indonesia. 

Berikut anggaran yang saya susun untuk berlibur ke Penang 3D/2N.

ITEM IDR MYR -
Pesawat SUB-PEN pp 4 pax  1,996,000
Airport tax 4x 200.000  800,000
Taxi airport to Tunes hotel 40
Tune hotel Family Room 1 night 179.8
Lunch Day 1 50
Free Bus GeorgeTtown 0
Dinner Day 1 50
Brekky Day 2 40
Bus Komtar to Penang Hill 12
Penang Hill tram 70
Lunch Day 2 50
Bus from Penang Hill to Batu Ferringhi 20
Holiday Inn Resort  -   0
Dinner Day 2 50
Souvenir 50
Breakfast Day 3 40
Taxi to airport 70
Lunch at Air Asia  150,000
Parkir Juanda  60,000
Sub total MYR 721.8
TOTAL IDR  3,006,000  2,526,300  5,532,300

Ternyata... kami tidak bisa jalan-jalan sesuai itinerary yang sudah disusun rapi. Rencana hari pertama keliling kota berburu street art gagal gara-gara diberi kamar berbau asap rokok yang menyengat oleh Tune Hotels. Duh, mood rusak dan Si Ayah jadi cranky. I tell you what, a cranky husband is worse than cranky kids :p Jadwal berburu street art kami alihkan esok harinya. Kami terpaksa gagal ke Penang Hill di hari kedua. Itinerary kami ganti dengan mengunjungi Museum Made In Penang yang ternyata cukup menarik dan seru (meski mahal). Alhamdulillah, liburan kami berakhir manis dengan menikmati senja yang indah di tepi pantai Batu Ferringhi.

Bis Gratis/Free Shuttle Bus/Bas Percuma
Komtar
Senja di Batu Ferringhi

Total pengeluaran kami selama perjalanan ke Penang 3H/2M ini tidak beda jauh dengan yang dianggarkan. Pengen tahu rinciannya? Boleh kok, syaratnya:

1. Like Facebook atau follow Twitter (@travelingprecil) kami, 
2. Tulis komentar di bawah tulisan ini atau kirim email ke travelingprecils at gmail dot com, berisi akun FB/twitter dan alamat emailmu.

~ The Emak

Catatan: Kurs April 2014
MYR 1 = IDR 3.500

Baca Juga:
Review Tune Hotels Downtown Penang  
Menjelajah Penang: Seni, Sejarah, Kuliner & Pantai
Review Holiday Inn Resort Penang
Mencicipi Kuliner Penang 
Made In Penang: Seru-Seruan di Museum Interaktif  
Baca Selengkapnya...

Parkir Inap di Bandara Juanda Surabaya

Suasana cek in di Terminal 2 Juanda Airport
Home airport baru kami, bandara Juanda Surabaya terminal 2 mulai beroperasi 14 Februari 2014, tepat ketika Gunung Kelud meletus. Waktu itu, bandara yang baru saja dibuka, terpaksa ditutup kembali. Seluruh penerbangan dibatalkan, termasuk penerbangan kami ke Johor Bahru.

Setelah mengganti jadwal terbang, kami pun berkesempatan mencoba bandara baru ini. Saya dengan pedenya bilang ke Si Ayah bahwa terminal 2 letaknya di sebelah terminal 1. Mobil kami pun melenggang ke terminal 1 dan rencananya kami akan parkir inap di sana. Ternyata oh ternyata, letak terminal 2 ini jauh banget dari terminal 1. Dan karena ini Indonesia, tidak ada sky train atau moda transport cepat apapun yang menghubungan terminal 1 dan 2. Perlu setengah jam dalam kondisi jalan ramai. Saya uring-uringan karena kondisi jalan menuju bandara Juanda terminal 2 ini jelek banget, jalan kampung, tanpa petunjuk arah. 


"Jalan ini lurus, belok kiri, trus belok kiri lagi. Itu lho, bekas bandara Juanda lama, puspenerbal." Begitu kira-kira kalau kita tanya jalan ke orang, dikiranya semua orang tahu letak bandara lama yang sekarang menjadi bandara baru setelah direnovasi.

Saya menyayangkan minimnya informasi bandara baru ini. Bahkan di website resminya, tidak ada keterangan lokasi. Ketika mencari tahu tentang parkir inap pun, saya tidak menemukan info apa-apa. Akun twitter resmi mereka pun tidak merespon ketika ditanya. Meh!

Minimal, kalau info di website belum beres, petunjuk jalan di lapangan sudah harus ada. Saya tidak menemukan satu papan petunjuk pun, dari terminal 1 ke terminal 2. Satu-satunya 'clue' bahwa kita menuju jalan yang benar adalah gerbang besar Pusat Penerbangan TNI AL (puspenerbal). 

Berikut peta dari bandara Juanda terminal 1 dan 2. Kapan ya, mereka akan membuat sky train?

Dari T1 ke T2: tujuh km, setengah jam.

Begitu melihat gerbang T2, saya mulai lega. Tampak dari luar memang cukup bagus. Nggak kalah dengan bandara di Sydney. Masuk ke gerbang parkir otomatis, kami mengambil tiket. Tidak ada petugas yang bisa ditanyai apakah bisa parkir menginap, letaknya di mana dan berapa biayanya. Baiklah, kami nekat saja, cari parkir biasa dan langsung masuk untuk cek in.

Gedung bandara baru terasa luas dan lebih lega. Di luar gedung, meski ada tanda tidak boleh merokok, beberapa orang tetap merokok. Ya gimana ya, memang sudah tradisi warisan leluhur? :p Kami juga melihat ada fasilitas air siap minum, fountain persis yang kami temui di Australia dan Singapura. Big A senyum-senyum tidak percaya. "Is it really safe to drink?" Padahal biasanya dia semangat minum dari pancuran :D
 
Dekorasi toko-toko yang ada di luar konter cek in tampak baru dan cemerlang. Kami paling suka dengan toko Bon Bon, dengan mas-mas bercelemek pink. Gorjes! Tempat cek in juga luas dan nyaman. Setelah cek in, kami naik ke atas menuju imigrasi dan ruang tunggu. Sebelum imigrasi, ada pemeriksaan keamanan, dipisah antara laki-laki dan perempuan. Saya tidak masalah dengan pemisahan ini, karena memang perempuan akan diperiksa petugas perempuan kalau perlu. Hanya saja karena precils dua-duanya perempuan, saya jadi lebih repot, harus saya yang bawa anak-anak. Solusinya, tas serahkan semua ke Si Ayah, biar saya melenggang badan aja, bareng dengan anak-anak tentunya.

Pemeriksaan imigrasi lancar, hanya ada dua konter, tapi memang antrean pas tidak banyak. Sampai kami ke sana akhir April, baru beberapa toko yang buka setelah imigrasi. Duty Free belum buka, penukaran uang juga belum ada. Hanya ada starbucks, burger kings, hokben dan beberapa tempat makan lainnya.


T2 Juanda ini dibuka untuk mengurangi beban T1 yang sudah penuh banget. Terminal 1 tetap beroperasi melayani penerbangan domestik, sementara Terminal 2 melayani penerbangan domestik untuk airline tertentu dan semua penerbangan internasional.

Berikut daftar maskapai di Juanda Airport.
Terminal 1:
Domestik: Citilink, Lion Air, Batik Air, Wings Air, Kaltstar, Trigana, Sriwijaya, Express Air.

Terminal 2:
Domestik: Garuda Indonesia, Air Asia, Mandala Tiger Air
Internasional: Garuda Indonesia, Air Asia, Mandala Tiger Air, Lion Air, Jetstar/Valuair, Silk Air, Singapore Airlines, Cathay Pacific, Royal Brunei Airlines, Saudia, Eva Air, China Airlines.

Yang saya senangi di T2 ini, semua pesawat dilengkapi garbarata alias belalai gajah, jadi tidak perlu naik turun tangga, atau bahkan harus naik bis ke landasan karena parkirnya jauh. Fasilitas seperti ini sudah sepantasnya, karena Juanda ini termasuk airport yang pajaknya paling mahal, Rp 75.000 untuk domestik dan Rp 200.000 untuk penerbangan internasional. Jadi, jangan seneng dulu kalau dapat tiket murah ke LN dari bandara Juanda, masih harus bayar 200 ribu, hehehe.

Pulangnya, ada travelator yang membantu kita berjalan menuju imigrasi. Travelator ini sangat membantu untuk orang-orang tua dan anak-anak (dan Emak-emak yang males :p). Layanan imigrasi sekarang juga lebih cepat, lebih banyak konter yang dibuka. Selepas imigrasi, pemeriksaan custom/cukai juga cepat. Setelah menyerahkan kartu kedatangan, berisi deklarasi barang-barang yang kita bawa, seluruh tas penumpang tinggal dilewatkan ke pemeriksaan X-Ray. 

Surprise, toilet (baru) di T2 Juanda ini lebih bagus dari bandara Senai dan Penang. Hore! Di dekat pintu keluar, sudah ada layanan pemesanan taksi dengan argo. Bagus lah, memang kayaknya bandaranya jadi lebih baik. Tinggal asap rokoknya itu lho... Nggak tau deh bagaimana mengendalikan 'tradisi' yang satu ini.

travelator
imigrasi
pemesanan taksi
Alhamdulillah, mobil kami masih ada di tempat parkir, setelah dua hari ditinggal. Biaya parkir baru kami ketahui setelah kami melewati loket parkir. Untuk 44 jam, kami membayar Rp 60.000. Sedangkan pengalaman kami yang kedua, masuk Jumat pagi jam 8 dan keluar Minggu sore jam 4, bayar Rp 75.000. Coba deh hitung sendiri berapa tarif per jam atau per harinya :)) Kami tidak begitu peduli, yang penting kami tahu bahwa parkir menginap di T2 Juanda memang bisa, cukup gampang, nyaman dan aman. Tarif parkir inap lebih murah daripada kalau naik taksi pp ke rumah. Tentu saja, kalau dibandingkan tarif parkir di Sydney airport, Juanda murah banget. Di Sydney, Rp 75.000 (AUD 7) cuma bisa untuk parkir setengah JAM :p

We love Surabaya!


~ The Emak
  Baca Selengkapnya...

Ingin Sehat? Terus Tertawa!

HAhahahhahahahah...
Tertawa donggg... Biar Sehat... Tapi Jangan Terus-Terusan, Mau di bilang Gila..??
Berikut Penjelasannya


Anggapan bahwa tertawa adalah obat mujarab, ternyata benar. Tertawa merupakan cara paling baik dan paling ekonomis dalam melawan stres. Tertawa juga akan membuat rileks otot-otot yang tegang. Menurut penelitian beberapa ahli seperti yang diambil dari situs webMd, tertawa diyakini dapat melebarkan pembuluh darah ke seluruh tubuh.
Selain itu, tertawa juga berperan dalam menurunkan kadar hormon stres epineprine dan cortisol. Jadi, bisa dikatakan bahwa tertawa adalah obat mujarab pencegah penyakit. Selain mengatasi stres, berikut beberapa manfaat lain dari tertawa:

1. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh berperan besar dalam menjaga kesehatan dan melawan infeksi, alergi serta kanker.

Para psychoneuroimmunologist telah membuktikan bahwa semua emosi negatif seperti kecemasan, depresi atau kemarahan akan memperlemah sistem kekebalan tubuh. Karena itu akan mengurangi kemampuan melawan infeksi.

Menurut Dr Lee S Berk dari Loma Linda University, California, USA, tertawa membantu meningkatkan jumlah sel-sel pembunuh alami serta meningkatkan kadar antibodi.

Penelitian juga menemukan bahwa setelah terapi tertawa, terjadi peningkatan jumlah antibodi (immunoglobin A) pada mucus atau lendir dalam hidung serta saluran pernapasan. Hal ini diyakini bisa melindungi dari serangan virus, bakteri, serta mikroorganisme lainnya.

Efek tertawa dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dinyatakan sangat signifikan dalam menangani penyakit mematikan seperti AIDS dan kanker.

2. Tertawa adalah Latihan Aerobik Terbaik.


Mereka yang telah melakukan terapi tertawa mengaku merasa segar sepanjang hari setelah tertawa selama 15 menit pada pagi hari. Dengan tertawa, Anda akan menghirup lebih banyak oksigen sehingga Anda juga merasa lebih baik.

Tertawa bisa dibandingkan dengan latihan aerobik lainnya. Menurut Dr William Fry dari Standford University, satu menit tertawa setara dengan 10 menit latihan di sepeda mesin. Dengan kata lain, tertawa akan menstimulus jantung dan sirkulasi darah, sama seperti latihan aerobik standar lainnya.

3. Menghindari Depresi, Kecemasan dan Gangguan Kejiwaan


Stres dan tekanan akibat gaya hidup modern merupakan beban bagi tubuh dan jiwa Anda. Akibatnya, penyakit yang berkaitan dengan pikiran seperti kecemasan, depresi, gangguan mental serta insomnia juga semakin meningkat. Untuk mengatasi hal ini, cobalah tertawa. Banyak pasien pengguna pil antidepresan merasa jauh lebih baik setelah tertawa.

4. Mengurangi Tekanan Darah Tinggi.

Selain faktor keturunan, obesitas, merokok serta kelebihan lemak jenuh, stres merupakan salah satu faktor utama penyebab tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Dengan tertawa, Anda bisa membantu mengontrol tekanan darah dengan mengurangi stres berkaitan dengan hormon serta membuat Anda rileks.

Hasil percobaan menunjukkan bahwa mengikuti sesi tertawa selama 10 menit terbukti bisa menurunkan tekanan darah sebanyak 10-20 mm tekanan.

Tapi, tidak berarti kalau Anda yang biasanya menggunakan 2-3 pil sehari bisa sembuh secara total dengan tertawa.

Dengan tertawa, jumlah tiga tablet bisa dikurangi menjadi dua, dan mungkin setelahnya Anda bisa terbebas dari obat.

5. Penghilang Rasa Sakit Alami

Tertawa bisa meningkatkan jumlah endorphin, penghilang rasa sakit alami, di dalam tubuh. Norman Cousins, seorang jurnalis dari AS yang menderita sakit tulang belakang mengalami perbaikan setelah mengikuti terapi tertawa.

Padahal sebelumnya obat-obat penghilang rasa sakit yang digunakan sama sekali tidak membantu mengurangi rasa sakitnya. Endorphin yang dilepaskan saat tertawa membantu mengurangi intensitas rasa sakit pada mereka yang menderita radang sendi, serta kekakuan pada otot-otot.

Banyak perempuan juga melaporkan mengalami pengurangan rasa sakit akibat migrain dan jenis sakit kepala lainnya.

6. Alat Pijat Organ Dalam


Banyak olahraga yang bisa dilakukan untuk menguatkan otot-otot tubuh, tapi tertawa juga sekaligus berperan sebagai pijatan bagi organ-organ dalam.

Tertawa bisa meningkatkan suplai darah. Tertawa bisa menjadi pijatan terbaik bagi usus halus. Tertawa akan meningkatkan suplai darah dan membantu agar usus bisa bergerak dengan benar.

7. Terlihat Awet Muda


Tertawa merupakan olahraga terbaik bagi otot-otot wajah. Tertawa bisa mengencangkan otot wajah dan meningkatkan ekspresi wajah. Saat tertawa, wajah memerah karena peningkatan suplai darah di dalam tubuh, yang sekaligus akan menutrisi kulit wajah dan membuat kulit lebih bersinar.

Mereka yang tertawa terlihat lebih gembira dan menarik. Tertawa akan menekan kelenjar air mata. Hal ini melembabkan mata dan membuat mata Anda lebih bersinar. Tertawa juga melatih otot-otot perut serta membantu mengencangkan otot-otot perut. (inilah)

Sekali Lagii.....
Hahahahahahahahhaaa...
Baca Selengkapnya...

Perbaikilah Bahasa Tubuh Anda!?

Perbaikilah Bahasa Tubuh Anda!?“ Ayo, bilang terima kasih! " " Jalan yang tegak, jangan membungkuk! " Begitu kata-kata ibu Anda dulu ketika Anda masih kecil. Sekarang, Anda pun mengajarkan hal yang sama kepada anak Anda. Sikap sopan, hormat, kerendahan hati, atau perhatian penuh, diproyeksikan melalui berbagai gerak-gerik atau bahasa tubuh kita, baik di kelas, di tempat kerja, atau di tempat-tempat lain.


Tak peduli betapa hebatnya curriculum vitae Anda, atau betapa brilian ide Anda, bagaimana kita membawakan diri tetap lah mendapatkan penilaian yang cukup menentukan. Penelitian menunjukkan bahwa kita hanya butuh empat menit untuk membuat impresi pertama, dan, menurut studi yang diadakan Profesor Albert Mehrabiany dari UCLA, bahasa tubuh akan diperhitungkan sebanyak 55 persen. Sisanya, 38 persen berasal dari intonasi suara, dan hanya 7 persen yang berasal dari kata-kata yang kita sampaikan.

Sayangnya, menurut Carey O'Donnell, presiden Carey O'Donnell Public Relations Group yang berbasis di West Palm Beach, Fla., "Banyak dari kita yang tidak tahu bahwa bahasa non verbal kita cukup memberi pengaruh. Ada ribuan ekspresi dalam bentuk kecil, dan orang tetap bisa membaca ekspresi tersebut, meskipun mereka tidak sadar sedang melakukannya."

Banyak dari kebiasaan ini yang sudah berurat-akar, dan meskipun kita berpikir telah menghilangkannya, kebiasaan ini akan timbul kembali ketika kita berada dalam situasi stres atau menegangkan. Contohnya, ketika kita menjadi satu-satunya wanita dalam suatu meeting, kita cenderung menjadi nervous, demikian pendapat Carol Kinsey Goman, executive coach dan penulis buku The Nonverbal Advantage. "Karena pria lebih besar dan menghabiskan tempat, mereka memiliki sikap yang asertif, dan itu menakutkan."

Ditambah lagi, wanita juga lebih ekspresif daripada pria. Ketika kita sedang menjelaskan sesuatu dan tidak ada reaksi apa pun, kita biasanya menjadi panik, dan bersikap berlebihan. Berikut adalah bahasa tubuh yang sebaiknya kita hindari.

Terlalu banyak senyum

Tersenyum memang baik untuk membuat diri kita maupun orang lain merasa nyaman, namun banyak wanita yang melakukannya dengan berlebihan. Seringkali kita tersenyum, atau tepatnya nyengir, bila merespons sesuatu yang negatif, seperti kritik atau teguran. "Hal terpenting yang perlu diingat adalah keserasian, bahwa apa yang Anda katakan dan apa yang ditampilkan oleh tubuh saling mendukung," kata Kinsey Goman. Jika Anda tersenyum ketika sedang memarahi seseorang, orang itu pasti tidak sadar bahwa ia sedang bermasalah, dan karenanya tidak akan menganggap Anda serius.

Menyilangkan satu tangan di depan badan

Banyak wanita yang berdiri sambil menyilangkan satu tangannya ke depan badan sambil memegang lengan satunya. Bila Anda melihatnya, apa pendapat Anda? Pasti wanita itu terlihat tidak percaya diri, bukan? "Posisi seperti ini sering dilakukan wanita, sesuatu yang mendemontrasikan kegelisahan dan kepercayaan diri yang rendah," kata Carey O'Donnell. Lengan yang menyilang dilihat sebagai pelukan setengah, posisi nyaman yang mengindikasikan bahwa orang yang melakukannya sedang mencoba menenangkan ketegangannya.

Merapikan rambut atau memelintirnya

Percaya tidak, saat Anda bermain-main dengan rambut Anda, entah itu terus merapi-rapikannya, mengibaskan, atau memelintirnya, dapat dibaca sebagai rasa kurang percaya diri? Di sisi lain, parahnya, hal ini juga dilihat sebagai tindakan flirting atau berusaha agar seseorang memerhatikan Anda (meskipun Anda tidak menyadarinya). Tindakan lain yang menunjukkan kondisi psikologis tersebut adalah memuntir-muntir kalung, atau memegang-megang wajah. "Berbagai studi menunjukkan bahwa wanita yang senang flirting kurang mampu bernegosiasi," ujar Kinsey Goman. "Orang yang menatap Anda mungkin akan mengajak Anda kencan, tetapi mereka tidak akan menghargai Anda."

Pakaian yang kurang pantas

Gerakan tubuh kita bukan satu-satunya hal yang mengirimkan sinyal tanpa suara kepada rekan kerja, bos, atau klien. Atasan atau bawahan yang terlalu pendek, makeup terlalu tebal, atau parfum yang terlalu banyak disemprotkan, juga memberikan pesan bahwa Anda tak perlu dianggap serius. "Ketika Anda menonton seorang CEO wanita sedang diwawancara di TV, hal pertama yang menimbulkan komentar adalah apa yang dikenakannya," papar Catherine Kaputa, executive coach dan penulis buku The Female Brand.

Memiringkan kepala

Memiringkan kepala sejak dulu sudah menunjukkan tanda mendengarkan, namun di dunia kerja hal ini sering pula dilihat sebagai tanda persetujuan. Gaya ini juga bisa disalahartikan sebagai persetujuan diam-diam, atau flirting. Kinsey Goman menyarankan agar kita berlatih mengatakan sesuatu di depan kaca sambil memiringkan kepala, lalu menegakkan kepala. Anda akan menyadari betapa berwenangnya penampilan Anda ketika kepala Anda tidak dimiringkan ke satu sisi.

Melipat tangan di pangkuan

Hati-hati, melipat kedua tangan di pangkuan, atau menyembunyikan tangan di bawah meja rapat, dapat merupakan sinyal bahwa Anda tidak dapat dipercaya. Di jaman kuno, pria seringkali diminta untuk menunjukkan telapak tangan untuk membuktikan bahwa mereka tidak bersenjata


Thanks Banyak yah Buat http://coratcoretnaknik.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

[Peluang Usaha] Yang mau jadi peternak ayam kampung super

Ternak ayam kampung super menjadi peluang usaha baru yang sangat menggiurkan, karena permintaan daging ayam kampung meningkat dengan signifikan. Kenyataannya budidaya ayam kampung menemui kendala utama yaitu pertumbuhan yang cenderung lebih lambat jika dibandingkan dengan ayam ras pedaging yang mampu panen dalam waktu 40 hari. Dengan adanya teknologi baru, kini hadir ayam kampung super atau ayam jawa super, ternak ayam kampung super secara nyata lebih menjanjikan karena dalam masa pemeliharaan panen membutuhkan waktu 55-60 hari saja.





Masa panen yang cepat pada ayam kampung super memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan diantaranya tingkat kematian yang realatif rendah, penghematan biaya pemeliharaan dan pakan. Ayam kampung super merupakan hasil persilangan terbaru yang melibatkan teknologi pemuliabiakan ternak sehingga didapatkan pertumbuhan yang cepat dan memiliki karakteristik daging dan bentuk ayam kampung.

Nilai harga jual ayam kampung lebih tinggi dibandingkan dengan ayam broiler, harga berkisar antara 19rb-23rb menurut riset pasar selama tahun 2010-2011. Penentu harga ayam kampung tetap mengikuti kaidah hukum ekonomi yaitu keadaan pasar, penawaran dan permintaan.

Cara pemeliharaan ayam kampung relatif mudah dan simpel, kandang yang dibutuhkan tidaklah harus dibuat dengan biaya tinggi. Prinsipnya yaitu kandang kering, alas tidak basah dan lembab,sirkulasi cukup dan usahakan kandang dengan tipe postal/lantai semen. Cocok untuk usaha sampingan yang memiliki pekerjaan utama yang lain, pemberian pakan pagi dan sore disesuaikan sesuai kebutuhan. Vitamin, obat-obatan, dan vaksinasi juga perlu untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan mencegah penyakit.

Analisis usaha Ternak Ayam Kampung Super

Berikut analisis bisnis ternak ayam kampung super per 100 ekor, rekomendasi pemeliharaan min 200-300 ekor karena tenaga yang digunakan untuk memelihara 100 dan 300 ekor tidak jauh berbeda,jadi alangkah lebih baik langsung 300 ekor agar untung juga bisa lebih terasa.

A. Pengeluaran
No \tKeterangan \tHarga Satuan \tJumlah Unit \tJumlah
1 \tPembelian bibit Ayam Kampung super \tRp. 4.200 \t300 ekor \tRp. 1.260.000
2 \tPakan 0 – 60 hari \tRp. 255.000 \t11 Sak \tRp. 2.805.000
3 \tVitamin dan Vaksinasi \tRp. 100.000 \t\tRp. 150.000
\t\t\t\t
\tJumlah \t\t\tRp 4.215.000,-

B. Pemasukan

Angka kematian standar berkisar antara 5-10%, ambil saja 20 ekor mengalami kematian, maka pada saat panen jumlahnya 280 ekor dengan berat rata-rata 0,8 – 1 kg.

Harga ayam terendah adalah Rp 18.000,-/kg (biasanya karena dampak permintaan turun, tahun 2011 terjadi di bulan januari-maret). Fluktuasi harga antara Rp 18.000,- s.d Rp. 23.000,- per kilogram (kg).
No \tKeterangan \tHarga \tJumlah Kiloan \tJumlah
1 \tPenjualan Ayam \tRp 21.000/kg \t0.95kg x 280 = 266 kg \t5.558.000
\t\t\t\t
\tJumlah \t\t\tRp 5.558.000,-


Keuntungan \t= Pemasukan – Pengeluaran
\t= Rp 5.558.000 – Rp.4.215.000
\t= Rp 1.371.000,

Data yang kami berikan berdasarkan harga pasar terbaru dan terupdate bulan ini (Mei 2011) di kota Yogyakarta, di tempat lain disesuaikan. Sumber: Ayam Kampung Super



Baca Selengkapnya...

Ini nih Mahasiswa yang sukses dari jual gorengan !

Merdeka.com - Semua orang tentu mengenal makanan gorengan. Bukan hal sulit menemukan penjual gorengan di jalanan. Tidak bisa dipungkiri, banyak orang yang doyan makan gorengan.

Fenomena ini rupanya ditangkap oleh Riyadh Ramadhan, seorang mahasiswa berusia 19 tahun, lulusan SMA Al Hikmah Surabaya. Dia jeli melihat makanan gorengan sebagai potensi untuk berbisnis.





Riyadh menceritakan, aktivitas bisnisnya sebenarnya sudah dimulai sejak dia duduk di bangku Sekolah Dasar. Ketika itu dia biasa menjual mainan anak-anak dan gambar tempel kepada teman-teman sekolahnya. Dia mengatakan inspirasi menjadi pebisnis didapat dari kedua orang tuanya yang juga pebisnis yang sukses mengelola lembaga pendidikan.

Proses Riyadh terjun ke bisnis makanan gorengan ini dimulai ketika dia masih berusia 16 tahun, saat masih duduk di bangku SMA. Tahun 2009, berawal dari hobi memasak dan melihat peluang usaha, dia berinisiatif menjual gorengan kepada teman-teman sekolahnya. Semua itu awalnya dia lakukan secara otodidak.

"Saya melihat di Surabaya banyak penjual gorengan, lalu saya berpikir untuk membikin sendiri," kata Riyadh.

Dengan restu dan izin kedua orang tuanya, Riyadh memulai bisnis gorengannya di sekolah. Awalnya dia sempat merasa risih dan malu karena banyak teman yang mengejeknya.

Namun dia tetap berpikir positif untuk terus mengembangkan bisnisnya. Setelah berjalan setahun ternyata bisnis gorengannya makin laris hingga dia berpikir untuk membuka kafe gorengan di mal.

Dengan bekal keuntungan setahun dan bantuan dana dari orang tuanya, Riyadh mulai membuka kafe gorengan di salah satu mal di Surabaya dengan nama Go Crunz. Di kafe itu dia menyediakan menu gorengan, seperti kentang, jamur, ayam, dan otak-otak ikan. Selain gorengan, dia juga menyediakan beragam pilihan minuman.

Dengan harga Rp 6.000-Rp 9.000 per kotak yang berisi empat sampai lima gorengan ternyata banyak orang menyukai gorengan Riyadh. Tak seberapa lama, dia pun membuka dua gerai baru.

Dari ketiga gerai itu, total omzet yang didapatnya mencapai Rp 120 juta per bulan, dengan laba sekitar 40 persen dari omzet. Pada Oktober 2010 Riyadh pun resmi menawarkan kemitraan usaha. Hingga kini Riyadh telah memiliki 12 gerai usaha yang tersebar di beberapa kota, antara lain Jakarta, Bekasi, Malang, dan Balikpapan.

Meraih kesuksesan di usia muda mungkin menjadi impian banyak orang. Namun bagi Riyadh Ramadhan impian itu kini telah diraihnya menjadi kenyataan. Bisnis gorengannya tumbuh cukup 'subur'.

"Saya ingin beberapa tahun ke depan bisa go international," ucapnya.

Kisah sukses bisnis gorengan berhasil mengantarkan Riyadh dinobatkan sebagai Entrepreneur Termuda 2010 versi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Baca Selengkapnya...

Rekomendasi Bisnis Online untuk Pemula

Siapa bilang mahasiswa tidak bisa berbisnis, banyak cerita tentang mahasiswa yang berhasil dengan menjalankan bisnis sejak kuliah, ada yang menjual batagor di kampus, jualan mie Instan, jasa Instalasi komputer dan lain-lain. kali ini ada beberapa saran atau ide untuk teman-teman mahasiswa agar bisa mandiri dalam hal keuangan dan mendapatkan penghasilan dari berbisnis online, semoga ide ini bisa di adaptasi dan perkuliahan teman-teman jadi lebih berwarna :) dan di jamin Halal.



Ide-ide ini saya kumpulkan dari berbagai sumber

1. Punya Blog/website
Mahasiswa sekaligus blogger itu keren loh, update artikel kamu setiap hari dan mendapat pengunjung tetap setiap hari, ini adalah salah satu kunci untuk eksis di internet dan sebagai ladang bisnis nih. jadi jika ingin memiliki penghasilan di internet minimal mempunyai blog dulu, daftar di blogger.com / wordpress.com dan update artikel-artikel kamu sendiri setiap hari rutin.

2. Blog dan adsense
Setelah blog kita sudah banyak pengunjung saatnya blog kita pasangin adsense/iklan, kita bisa daftar adsense di adsensecamp.com, adsense.google.com dan masih banyak lagi website adsensecamp contohnya jika kita telah terdaftar dan memasang script iklan di blog kita maka setiap pengunjung yang mengklik iklan kita akan di bayar Rp.300 walaupun terlihat kecil ini pasif income loh tanpa harus kerja. soo jadilah blogger sejati :) artikel lengkap tentang adsense akan saya buat khusus yah :)

3. Jadi Tim Affiliate di Lazada.co.id
Lazada adalah Toko Online yang menyediakan berbagai macam pilihan produk hampir semua kebutuhan ada di dalamnya. Affiliasi adalah menjual produk orang lain. untuk bergabung menjadi affiliate programnya cukup memiliki blog / website, untuk blog bisa teman-teman mendaftar di blogger.com atau wordpress.com tentunya isi dari blog tersebut sudah cukup banyak menarik pengunjung. setelah mempunyai blog lalu tinggal menunggu persetujuan dari pihak lazada apa kalian layak menjadi mitranya atau tidak, untuk komisi yang ditawarkan oleh pihak lazada adalah 3 persen setiap penjualan produk yang melalui link affiliate kalian, tergantung volume penjualan yang kalian bisa jual, semakin banyak barang yang kalian bisa jual makan komisinya juga akan meningkat yang asalnya 3 persen menjadi 4 sampai 5 persen.

4. Dropshipping di Gasterus.com
Gasterus adalah toko online yang menjual kaos dengan desain unik dengan harga yang murah
Di Gasterus.com kita bisa bergabung menjadi Reseller/Dropshipper artinya kita menjual produk mereka sebagai orang kedua dan dalam pengiriman ke konsumen menggunakan nama kita, biaya?? tentunya gratis tanpa modal cukup daftar dan akan diberikan katalog produknya sebagai bahan promosi kita. bagaimana cara menjual produk mereka?? gampang kok kita sudah diberikan foto template untuk promosi di BBM, Forum, dan Website jadi tinggal pasang.

sekian dulu yah sebenarnya masih banyak tentang bisnis online tetapi teman-teman perlu fokus ke salah satu idenya dulu, jika mengikuti semua Idenya biasanya perhatian akan terbagi dan tidak berjalan dengan baik.
terima kasih sudah mampir di post mahasiswa dan bisnis online, untuk berikut tentang Mahasiswa dan Bisnis Offline


Baca Selengkapnya...